Selasa, 16 Januari 2018

Sajak Separuh

Hutan Pinus Mbah Singo, Ds. Kloposawit, Kec. Candipuro, Lumajang
Tertinggal separuh
mendapatimu
memangkas episode sepihak
membuatku tak lagi utuh

Jiwa dan ruh jadi tak akur
kutemui beberapa kali terdengar suara perdebatan dari lubang kubur

Dahulu
tak ada dialog tentang siapa dulu
pun setelah kepergianmu
menyisakan duka yang teramat pilu

Aku
kamu
kita

Dahulu
siapapun kamu
aku hanya hendak menitipkan kepalaku
bersandar pada bahu kokohmu

Dahulu
aku selalu setia menimangmu
dalam pulas lelap mimpi indahmu
di atas tilam kesederhanaanmu

Dahulu
dahulu
dahulu

Separuh aku selalu mengintipmu
lewat celah jendela senyummu
dalam pejam matamu
dalam dekap eratmu

Kini
kusaksikan aku tanpamu bisu
masih tersimpan rindu
dari separuh aku
untukmu, kekasihku

Kini
Separuh aku
mengemas duka menjadi bahagia
menggenggam harap dalam doa
menunggu perjumpaan di surga

Seperti siang ini
separuh
tak utuh
kuhabiskan mentari
dalam selimut awan berseri
berbalut optimisme sebuah masa depan
hidup harus terus dilanjutkan
meski tanpa separuh yang menggenapkan


Bumi Lamadjang dalam perenungan sepenuh sadar, 3 Desember 2017

0 komentar:

Posting Komentar